Tips Aman Bertransaksi Online

Posted Posted by CV. Maiga Indonesia in Comments 0 comments


Jaman sekarang transaksi online memang terlihat mudah dan menyenangkan. Apalagi sekarang ini banyak penjual yang memberikann banyak pilihan untuk melakukan pembayaran. Hal ini tentu saja semakin memanjakan kita untuk bisa bertransaksi dengan mudah dan nyaman tanpa kerumitan yang berarti. Namun, apakah kita tau seberapa aman transasi tersebut. Kita dituntut waspada dan hati-hati dalam melakukan setiap transaksi, karena bagaimanapun juga kita berada di dunia maya, dunia yang tak terbatas tempat. Di sinilah asas kejujuran sangat dibutuhkan.

Biasanya merchant yang kredibel tahu apa yang dibutuhkan konsumen. Mereka sangat disiplin dalam memanage transaksinya, apalagi melibatkan langsung pelanggannya, tentulah mereka tidak mau mengecewakan, entah itu soal ketepatan pembayaran atau kecepatan dalam melakukan aktivasi terhadap jasa atau produk mereka, atau dalam pengiriman barang. Sebagai pelanggan kita dituntut untuk teliti dan mawas diri dalam bertransaksi. Nah, berikut ini apa saja hal yang harus diperhatikan agar transaksi online kita bisa berjalan lancar dan aman :

1. Penujual yang Ter-rekomendasi (recomended seller)
Hal pertama kali yang harus kita perhatikan ketika melakukan transaksi di internet adalah dengan melihat kredibilitas perusahaan atau penjual yang bersangkutan. Jika kredibilitasnya bagus, dan banyak testimoni yang menguatkan. Mungkin bisa jadi pilihan, seperti contoh dalam forum KasKus, jika penjual yang sudah lama berkecimpung di dunia Kaskus. Maka akan terdeteksi ratingnya, apakah donator, addict, atau yang lain, atau malah berlogo merah jika memang terdata tidak kredible alias penipu. Perusahaan yang kredibel biasanya berani menampilkan alamat lengkap beserta media-media kontak yang dibutuhkan dan selalu siap sedia dimintai bantuan kapan saja.

2. Personalitas
Bila yang kita ajak bertransaksi online adalah seorang atau individu, sebenarnya sama saja dengan yang di atas, yakni juga dengan melihat kredibilitasnya, minimal kita sudah mengenal dengan siapa saja bertransaksi, entah itu lewat aktivitas bloggingnya atau web-webnya yang membuatnya bisa dipercaya, atau lapak yang lain.

3. Waspadai keluar masuknya pesan pada E-Mail
Email merupakan media yang kerap sekali dijadikan alat pencurian data-data penting karena memang sifatnya yang sangat pribadi, banyak modus-modus penipuan yang memanfaatkan media e-mail ini. Seperti kasus suatu pesan yang yang mengaku-ngaku CS pembayaran online dan meminta pemiliknya untuk memasukkan informasi login dan memintanya mengklik link yang ada dalam pesan tersebut, tapi ternyata setelah link di klik sedangkan username dan password telah dimasukkan, bukannya malah masuk ke account tapi malah ke link lain. Kegiatan ini sering disebut phishing, yakni pencurian data-data dengan cara memancing seperti disebutkan di atas. Bahkan sekarang marak juga sms sms penipuan yang berpura pura minta pulsa atau minta transver ke rekenign seseorang yang berpura pura jadi klien bisnis. Agar hal tersebut tidak menimpa Anda, alangkah lebih baiknya jika Anda mendapat pesan demikian bukan mengklik link dalam email tersebut, melainkan langsung Anda ketikkan di browser Anda, walaupun itu bukan email SPAM.

4. File-file upload dan download
Berhati hati jika ingin mendownload file. Ada pula dengan file-file hasil upload dan download, karena tidak sedikit darinya mengandung virus atau juga ada yang mengandung program-program yang bisa mengambil data. Proteklah komputer Anda dengan anti virus, spyware, malware dan program-program yang membahayakan.
Kita memang harus berhati hati dalam transaksi online, dalam transaksi offline saja masih banyak penipuan terjadi. Apalagi online yang jelas tidak diketahui orangnya. Semoga beberapa uraian tersebut bisa jadi bahan referensi sebelum kita melkukan transaksi online.

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan pesan / komentar
Pilih name/url, isi dengan nama anda. url boleh juga di kosongkan.